Bersamaan dengan tenggelamnya Matahari, yang kemudian diikuti oleh iring-iringn rembulan dan bintang dengan selimut malamnya... bersama rekan-rekan kantor, ceritanya Sy akan ikut hadir dalam rapat konsinyasi di Bandung yang diadakan oleh salah satu Bagian di tempat kami.
Berangkat dari embarkasi Gambir, skuad kami diisi oleh 4 orang pegawai. Siapa saja? tentu saya sendiri, Mba Nisya, terus siapa lagi ya ... lupa, bang Rahmad klo ga salah, trus klo ga salah lagi Mba Dewi.(Yang saya inget cuma Mba Nisya... abisnya jilbabnya lebar sih.... eitsss)
Kami berempat adalah jamaah kloter terakhir yang berangkat via kereta api Argo Parahiyangan menyusul rombongan pertama yang sudah dahulu sampai di Kota Kembang.
Dahulu, sebelum Negara Api datang menyerang, negara kami sering mengadakan rapat konsinyasi alias konsinyering. Sambil membahas permasalahan kantor, moment konsinyering selalu dijadikan ajang refreshing bersama rekan-rekan...tentu saja hal
ini berlaku hanya untuk pegawai-pegawai yg masih bujangan, karena bagi
yang sudah menikah keluarga adalah segalanya...katanya.