Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2020

Bukan Sebuah Nasehat





Ini hanya sebuah cerita, bukan  nasehat...

sebut saja dia Budi...

ehhh... jangan Budi,

beliau adalah nama pimpinan di kantor saya,...

jadi, sebut saja Bejo ...



Minggu, 01 Januari 2017

Jika hari, tanpa senja






bayangkan lah, kawan...

jika harimu tak dihiasi dengan sore hari..

dimana akan kau lihat indahnya langit yang berwarna merah kenuning-kuningan?

Selasa, 24 Maret 2015

Rabu, 04 Maret 2015

Hutang Yang Membawa Hikmah







Minggu, 29 November 2009………..

Sore itu sekitar jam setengah tiga siang, saya berniat melaksanakan azam yang sudah dari dulu saya niatkan. Membayar utang (hehehe…bukan azam ini mah, tp kewajiban), Utang yang ga tw alias sudah lupa jumlahnya pastinya berapa, tapi besarnya sekitar 300rb-400rb kayaknya.

Rabu, 04 Februari 2015

Hidup itu hari ini...




Hidup itu hari ini...

jangan selalu memikirkan masa lalumu, yang sudah pasti tak akan pernah kembali...

dan jangan terlalu memikirkan hari esok, yang belum tentu pula ia akan datang...


Empat Perkara ...





Dunia selalu penuh dengan kenikmatan.

Kilau dunia begitu dasyat, sampai-sampai  tetangganya "sang Akhirat" menjadi terlihat tak berarti dihadapannya..

Dunia selalu membawa sejuta angan, kehidupan dunia seakan menjadi sebuah puncak   kebahagiaan.

Sedang "cinta" selalu mendekat kearahnya.

Tak ada aral dan rintang yang berarti, maka atas nama angan dan kesenangan, cinta akan berjodoh dengan dunia hingga jadilah keduanya melebur dalam satu nama...........  Cinta Dunia.

indah bukan?
Benarkah sedemikian indah?...

Selasa, 03 Februari 2015

Kenapa Belum Menikah? Sebuah Renungan...



pengen?

   
Untukmu wahai para pemuda...

yang sahurnya masih sendiri...

yang ngajinya melulu masalah pernikahan...

yang pagi-pagi masih bawa bekel tapi bukan buatan istri...

yang selalu ditanya "kapan menyusul?" saat kondangan  ...


Yang di sabtu malam selalu berdoa agar turun hujan...


Kamis, 10 Juli 2014

dia milik Allah, bukan milikmu







Sebut saja pemuda itu Cecep...

Seorang pemuda biasa saja, yang terpaut hatinya dengan pesona seorang wanita.


Dua tahun sudah  ia  mengamatinya. Sejak pertama kali bertemu dengan wanita itu, yang diingatnya hanyalah  dua hal.  Hari Selasa dan seorang wanita dengan jilbab lebar yang terjulur sampai menutupi punggung dan dadanya.

Mulai hari itu, keping-keping harapannya berserakan di alam pikirannya. Keping  harapan tentang pernikahan, tentang indahnya rumah tangga, tentang anak yang sholeh, dan tentang cerita masa indah di hari tua sebagaimana yang sering Cecep dengarkan dari pengajian-pengajian di pinggiran kota.

Senin, 21 April 2014

Apakah Dia kembali Menjadi Istri ku Di Surga?





http:www.voaislam.com:

Assalamu 'Alaikum Warahmatullah Wabarakatuhu

Saya mau nanya, istri saya baru meninggal dunia karena habis melahirkan anak kedua saya, dan bayinya meninggal dunia di dalam kandungan pada usia 9 bulan. Yang mau saya tanyakan, apakah nanti saya akan bertemu dengannya dan menjadi istri saya kembali, karena dia termasuk istri yang sholehah, taat dan patuh dengan saya? terima kasih.


Topan Thypon

http://www.voa-islam.com/read/konsultasi-agama/2012/01/04/17288/apakah-dia-bisa-menjadi-istriku-kembali-di-surga/;

Senin, 07 April 2014

Guru Ngaji di TPA ...


ilustrasi

Kenikmatan dunia telah melalaikan dan menyibukkan kita, memalingkan akhirat dan mengantinya dengan dunia. Setidaknya inilah yang menimpa kaum muslimin termasuk diri sy pribadi...

Sy teringat dengan sebuah nasehat dari seorang ustadz hafidzahullah,
"Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan ada pada harta yang banyak, padahal jika ia benar tentu Qorun lebih bahagia...

Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan ada pada jabatan yang tinggi, padahal jika ia benar tentu Fir'aun lebih bahagia...

Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan ada pada kecerdasan yang dimiliki, padahal jika ia benar tentu Haman lebih bahagia..

Selasa, 11 Februari 2014

Hikmah..





  “Hikmah itu adalah barang yang hilang milik orang  beriman.
   Di mana saja ia menemukannya, maka ambillah.”
   (HR. Tirmidzi)

ilmu bagi hati, seperti hujan bagi tanah..







"Allah  menjadikan ilmu bagi hati laksana air hujan bagi tanah...
Sebagaimana tanah tidak akan hidup kecuali dengan curahan air hujan,
maka demikian pula, tidak ada kehidupan bagi hati kecuali dengan ilmu....”
(al-’Ilmu, Syarafuhu wa Fadhluhu, hal. 227).